ISUPOLITIK.com – Pernyataan Agus Yudhoyono saat kampanye di Jalan Niaga, Muara Karang ini menunjukkan Minim nya Pengetahuan Seorang Calon Gubernur bernomor urut 1 ini.

Pernyataan Agus Harimurti Yudhoyono yang mengatakan kepada wartawan yang meliput bahwa dirinya ingin membekali nelayan dengan peralatan yang canggih, namun malah menunjukkan betapa Minim nya Pengetahuan Seorang Calon Gubernur ini.

“Saya ingin sekali mereka misalnya dibekali dengan seperti GPS (global positioning system) yang bisa memetakan ikan-ikan yang ada di laut, sehingga mereka mendapat hasil yang lebih baik lagi,” kata Agus.

Dia belum menjelaskan secara spesifik alat seperti apa yang dimaksud. Agus hanya menjanjikan, jika dia menang pada PilkadaDKI Jakarta 2017 maka nelayan di pantai utara Jakarta harus dibantu agar lebih mudah saat mencari ikan.

“Saya akan berkomunikasi dan berupaya meningkatkan komunitas nelayan. Kami harus bicara dengan serikat nelayan tradisional. Kemudian juga harus di-support supaya nelayan semakin hari semakin dilengkapi dengan alat yang baik, begitu,” tutur Agus.

Berkaitan dengan reklamasi yang kerap disebut merugikan nelayan, Agus memastikan untuk mengkajinya lebih lanjut. Kajian yang dimaksud disebut akan melibatkan semua pihak terkait, termasuk nelayan dan warga yang terdampak proyek reklamasi.

Banyak netizen yang berkomentar bahwa Agus benar benar seperti anak manja yang tidak memiliki kemampuan apapun, dan hanya menjadi cagub karena dukungan ayah nya. Sebagai seorang mantan perwira militer, dia tidak bisa membedakan GPS dengan Sonar sebagai alat untuk memetakan titik titik penjaringan ikan di laut.

Mendapatkan banyak komentar pedas dari netizen, Cagub bernomor urut 1 itu beralasan bahwa dia saat itu salah mengucapkan, yang sebenar nya ingin menyebutkan sonar malah menjadi GPS. Dan para pendukung nya langsung berkomentar pedas kepada para netizen yang mengatai Agus.

Benarkah Agus Harimurti Yudhoyono bisa menjadi cagub karena ada nya dukungan dari sang Ayah, ketua partai Demokrat yang juga mantan presiden ke-6 Republik Indonesia ini? Bagaimana menurut anda? Silahkan berikan komentar anda di bawah.

LEAVE A REPLY