ISUPOLITIK.com – KAPOLRI Jendral Polisi Tito Karnavian mengungkapkan bahwa terlapor kasus dugaan penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akan mendatangkan saksi ahli seorang ulama besar pakar tafsir dari Mesir.

Ahok berencana menghadirkan saksi ahli pakar tafsir dari Mesir pada gelar perkara di Mabes Polri hari ini, Selasa (15/11), namun rencana itu dibatalkan, ini sebabnya saksi ahli dari Mesir batal hadir.

Menurut tim pengacara pasangan cagub Ahok РDjarot, Sirra Prayuna wacana untuk menghadirkan saksi ahli dari Mesir bukanlah merupakan ide dari tim sukses ahok. Wacana tersebut berasal dari para simpatisan Ahok yang prihatin dengan kasus yang terus menyerang mantan bupati Belitung Timur tersebut. Sirra sendiri sebagai tim pemenangan belum pernah berkomunikasi maupun bertemu dengan saksi ahli dari Mesir tersebut.

“Saksi ahli dari Mesir tersebut batal hadir” kata Sirra Prayuna kepada ISUPOLITIK.com, Senin (14/11) malam. “Jadi waktu itu ada beberapa simpatisan dan teman teman yang memberikan masukan dan usulan untuk memanggil ahli agama. Salah satu nya dari Mesir itu. Nah para simpatisan dan teman teman inilah yang mencoba berkomunikasi langsung dengan ahli tafsir dari Mesir tersebut.” tambahnya.

Namun menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol Agus Rianto memang ada rencana untuk menghadirkan saksi ahli dari Mesir tersebut, tapi batal. Informasi nya sih ahli tafsir tersebut batal datang karena ada anggota keluarga nya yang sakit.

Berdasarkan keterangan dari Sirra Prayuna, tim pengacara pasangan cagub Ahok – Djarot tersebut serta di perkuat dengan keterangan dari Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Agus Rianto memang betul anggota keluarga ahli agama dari Mesir tersebut sedang sakit maka kedatangan nya pun di batal kan.

Tentu nya hal ini sangat melegakan buat Habib Rizieq yang paling lantang menentang kedatangan ahli agama tersebut karena takut pembohongan publik yang di lakukan nya terkuak. Jika ingin bertanding ilmu agama tentu nya habib Rizieq tidak ada apa apa nya melawan ahli agama Ulama ahli tafsir dari Mesir tersebut.

LEAVE A REPLY