ISUPOLITIK.com – Memang ada saja kelakuan Presiden kita Jokowi, hanya dengan sedikit manuver mengundang tokoh tokoh politis Indonesia, lagi lagi Jokowi membuat sang mantan baper.

Meskipun sang Mantan sudah berusaha mencari perhatian dengan membuat pidato berulang ulang, namun masih tidak mendapat perhatian dari Jokowi. Dan terakhir ini lagi lagi Jokowi membuat sang Mantan baper berat dengan mengundang wakil presiden ke -6 Try Sutrisno, pasangan sang Mantan saat menjadi Presiden serta juga mengundang presiden ke-3 Bj. Habibie.

Artikel dari Meyliska Padondan yang di tulis di situs opini SEWORD ini sangat menohok sang mantan.

Meyliska Padondan – Habis baca berita bahwa hari ini Jokowi akan menerima tamu istimewa yaitu Wakil Presiden ke-6, Try Sutrisno dan dan presiden ke-3, BJ. Habibie. Untuk berita selengkapnya, baca di SINI.

Masalah agendanya, belum diketahui, namun menurut Juru Bicara Presiden, Johan Budi SP bahwa agendanya untuk silatuhrami saja dan sekaligus Sang Presiden akan meminta saran kepada dua tokoh ini.

Yang menjadi pertanyaan saya, mengapa pak Try Sutrisno? Bukan Susilo Bambang Yudhoyono yang nyata-nyatanya adalah Presiden RI ke-6? Kedatangan Pak Try Sutrisno disandingkan pula dengan kedatangan Presiden RI ke-3, BJ-Habibie. Jika disandingkan dengan kedatangan sesama wakil presiden, mungkin akan lain cerita. Tapi ini disandingkan dengan kedatangan BJ. Habibie yang hanya memimpin Indonesia selama kurang lebih 1 tahun 5 bulan saja. Mengapa tidak mengundang sang mantan yang sudah jelas-jelas punya pengalaman 10 tahun memimpin Indonesia? Apa coba maksud Pakde Jokowi? Mari kita tanya pada ilalang yang dangdutan.

Idealnya jika ingin minta saran itu ya sama orang yang jam terbangnya jauh lebih tinggi. Nah ini? Di sini saya kadang tidak habis pikir — dimana harga diri sang mantan?

Sudah cukup acara nongki-nongki cantik dengan Prabowo yang nyata-nyatanya hanya berstatus Calon Presiden RI ke-7 sukses membuat “sang mantan” menjadi baper dan panik sendiri.

Sebagaimana kita tahu, Mantan Presiden RI yang masih hidup saat ini hanya ada 3 orang saja yaitu Megawati Soekarno Putri, BJ. Habibie dan Susilo Bambang Yudhoyono. Sejak kondisi negara sedang panas-panasnya, Megawati mah sudah sering nongki-nongki cantik dengan Pakde Jokowi. BJ. Habibie pun akan hadir hari ini di istana. Nah “Sang Mantan” kapan bertandang ke istana?

Semoga tidak sampai lebaran kuda Sang Mantan sudah bisa merasakan kembali aroma istana yang menyisakan banyak memori indah dengan anak-anak, menantu dan cucu. Karena 10 tahun tinggal di sana bukanlah waktu yang singkat. Pastinya menyisakan kerinduan untuk menyegarkan kembali memori yang pernah ada. Karena membangkitkan memori indah dengan modal melihat album foto hasil jepretan sang istri saja tidak akan pernah cukup tanpa diterpa angin istana dengan pelayanan dan pengawalan eksklusif.

Sikap Jokowi kali ini benar-benar merupakan cara Jokowi melampiaskan amarah terhadap situasi dan kondisi tanah air saat ini. Sekaligus merupakan perlawanan dengan cara yang elegan. Hitung-hitung aji mumpung. Dapat pertimbangan sekaligus bikin tetangga resah. Pasti sakitnya tuh di sini (tunjuk dada) dan di sini (tunjuk kening).

Seorang yang memang berkualitas, marahnya jauh lebih anggun dan berwibawa. Tidak dengan nyinyir apalagi melemparkan ungkapan yang beraroma provokasi. Tapi dengan mengambil langkah strategis yang bukan hanya membuat orang yang dimarahinya merasa ciut tapi juga merasa gentar dan panik sendiri.

Jokowi paham benar bahwa bagi orang yang haus dan gila jabatan, tidak menganggapnya ada dan berharga merupakan penghinaan yang paling menyedihkan dan tersadis yang pernah ada. Dan pada akhirnya Jokowi mengumpulkan semua kekuatan yang pernah dan sekarang masih eksis hanya untuk mempermalukan dan memukul mundur pihak yang menyerangnya.

Dalam situasi seperti ini, Jokowi paham benar bagaimana mengumpulkan kekuatan bukan saja dari pihak-pihak potensial tapi juga dari rakyat. Ini merupakan konde, eh kode kepada rakyat. Bahwa tidak semua orang yang pernah memimpin benar-benar berjasa, apalagi perlu dihargai. Karena ada yang kelihatannya berjasa tapi sebenarnya merusak dari dalam tanpa rakyat sadari.

Pertanyaannya, apakah kali ini Sang Mantan akan baper lagi? Entahlah, semoga saja tidak. Karena jika baper lagi, bisa dimaklumi. Karena hanya mantan yang gagal move on yang terus menerus baper. Mari berdoa semoga sang mantan tidak mengadakan pidato yang memprovokasi sebagai bentuk keprihatinannya usai pertemuan Jokowi bersama BJ.Habibie dan Try Sutrisno. Karena kemungkinan besar suatu saat sang mantan akan diundang oleh Presiden Jokowi tapi bukan ke istana. Atau akan diundang ke istana hanya jika sang mantan sudah move on.

Ada yang bisa tebak, siapa lagi yang akan diundang ke istana yang bakal membuat sang mantan baper?

LEAVE A REPLY