ISUPOLITIK.com РDonald Trump terpilih sebagai presiden ke-45 dari Partai Republik Amerika Serikat. Dia juga telah mengantogi satu persatu suara electoral vote dari swing votes di Florida, Ohio, North Carolina, dan Pennsylvania.

Kemenangan Bersejarah Donald Trump Sebagai Presiden ke-45 AS sungguh sangat mengejutkan bukan saja hanya di Amerika Serikat tapi juga bagi seluruh dunia. Seluruh dunia tampak nya ikut menyaksikan bagaimana negara adidaya ini akhir nya memilih seorang mogul real estate yang sarat kontroversi ini menjadi presiden.

“Things that were true: undercover Trump vote: @mike_pence for VP; Hillary’s floor & celling are same: rally crowds matter: we expanded the map” di tweet oleh manajer kampanye Donald Trump, Kellyanne Conway yang di kutip dari USA Today pada hari Rabu (9/11/2016).

Donald Trump mengklaim sudah memenangkan 288 electoral votes, dan mengungguli pesaingnya Hillary Clinton yang hanya mengantongi sebanyak 215 electoral votes. Setelah di umumkan sebagai pemenang, Donald Trump menyampaikan pidatonya dan mengucapkan terima kasih kepada semua pendukung nya.

Ini merupakan kemenangan yang bersejarah, kemenangan Donald Trump ini menjadi pertama kali nya seorang calon presiden berhasil unggul hanya dalam electoral votes.

Dengan kemenangan nya atas Hillary Clinton, maka berakhir jugalah dominasi Partai Demokrat di Gedung Putih selama delapan tahun. Tampak nya juga legacy (rekam jejak) dari presiden Barrack Obama akan hancur di tangan Donald Trump. Dia berjanji akan mengubah kebijakan kesehatan yang di buat oleh Obama. Trump juga berencana mengubah perjanjian nuklir dengan Iran serta perdagangan dengan Meksiko dan Kanada.

Partai Republik akhir nya berhasil menghancurkan dinding Partai Demokrat dengan unggul suara di negara bagian Pennsylvania dan Wisconsin, negara bagian yang tidak pernah memilih calon presiden dari Partai Republik sejak tahun 1980-an. Donald Trump berhasil unggul di hampir semua negara bagian yang merupakan medan tempur yang kompetitif. Dan tidak hanya itu, dia juga berhasil menang di Florida, Ohio, North Carolina dan negara bagian lain nya.

Pasar saham global dan saham di AS mengalami perunan yang cukup tajam setelah berita kemenangan Donald Trump, hal itu disebabkan kekhawatiran atas apa yang akan di lakukan oleh Trump kelak setelah menjadi presiden dan mengubah segara kebijakan ekonomi dan perdagangan AS.

Mogul real estate New York yang tinggal di Manhattan memiliki banyak pendukung dari kaum kulit putih kelas pekerja Amerika yang merasa tertinggal dalam hal ekonomi. Dalam kampanye nya Trump selalu melemparkan isu imigrasi, baik dari Amerika Latin dan juga Timur Tengah sebagai sumber masalah yang mengganggu keamanan Amerika, dan juga menebarkan ketakutan akan terorisme yang berasal dari dalam maupun luar negeri.

Trump akan mengambil alih Kongres yang di perkirakan akan sepenuh nya menjadi kuasa Partai Republik. Kandidat senator GOP siap mengalahkan para penantang nya dari Partai Demokrat di negara negara bagian penting, tampak nya mereka sudah siap mempertahankan mayoritas suara di kongress. Partai Republik juga mempertahankan cengkraman mereka di DPR.

Dengan kongress berada di bawah Trump, maka dia memiliki peluang besar untuk mengangkat hakim Makhamah Agung yang bisa membawa pengaruh besar untuk beberapa dekade.

LEAVE A REPLY